CINTAMU FISIKA ATAU KIMIA

Oleh:

Hisbullah

Terlebih dahulu kita harus pahami apa arti sederhana yang membedakan antara fisika dengan kimia. Menurut konsep IPA jika dikaitkan dengan perubahan wujud suatu benda, fisika berarti “sementara” dan kimia berarti “selamanya”.

Pengertian ini memberikan pemahaman bagi kita bahwa cinta yang hakiki adalah cinta yang bersifat kimia. Namun kenyataannya, muda-mudi masih senang dengan cinta yang bersifat fisika, ini dibuktikan bahwa terdapat beberapa yang senang dengan menggonta-ganti pasangan, dan tidak jarang pula ditemukan tidak serius dalam menjalani sebuah hubungan, ibarat pepatah “habis manis sepah dibuang”.

Wanita ibaratnya sebutir telur yang ketika jatuh ke lantai maka akan pecah dan tidak akan pernah bisa utuh kembali. Sekiranya para wanita memahami bahwa dirinya lebih indah dari dunia ini, maka mereka akan menjaga diri sebagai aset kebahagiaan dunia dan akhirat. Jika sekiranya seorang pria mencintai wanitanya seperti dia mencintai ibunya, maka itulah cinta yang mengarah pada unsur kimia.

Walaupun tidak ada yang abadi di dunia tetapi cinta yang mengantarkan kepada gerbang keabadian adalah sejauh mana kita dapat mempertahankan hubungan tersebut. Leburlah cinta ke dalam unsur kimia yang nantinya akan menghasilkan senyawa atau campuran, karena persamaan atau perbedaan akan sama-sama bermuara pada cinta yang hakiki.

“Love is beautifull, but not every beautifull has love”
“Noting andless love in the word, because andless love just for Allah”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: